Orang yang senang menyenangkan hati orang lain. InsyaAllah, welcome di mana aja
December 01, 2009
November 01, 2009
Tiba-Tiba Saja
Kondisi gue sekarang lagi di warnet. Ternyata yang diputer lagu sheila on 7. Gila, langsung hanyut. Ngebawa suasana banget. Ini yang ngebuat gue suka lagu-lagu mereka. Sederhana, tapi sakti. Kapan pun denger bisa hanyut dalam melodi indah walaupun lagu mereka easy listening. Bravo sheila on 7, teruslah berkarya!
October 29, 2009
Disket Otak Versi Super
Semenjak kelas 3 SMA ini, saya mempunyai hobi baru. Sebuah hobi yang unik, menyenangkan, dan kreatif. Hobi baru saya adalah bermimpi. Bukan tidur, namun memikirkan cita-cita, masa depan, dan apa yang akan terjadi berikutnya di kehidupan mendatang. Hobi ini terinsprirasi dari novel-novel yang saya baca dan membuat saya ingin bercita-cita.
Setiap orang mempunyai mimpinya masing-masing. Mimpi tersebut bukan suatu hal yang dapat ditentukan orang lain. Setiap orang dapat menentukan mimpinya masing-masing. Yang membedakan bukan dari mimpinya, namun dari seberapa besar keinginan seseorang untuk mencapai mimpi tersebut dan seberapa tinggikah seseorang mau dan berani untuk bermimpi.
Misalkan ada seseorang yang bermimpi untuk jadi manager perusahaan. Mengapa tidak sekalian saja bermimpi jadi pemilik perusahaan? Orang tersebut mengatakan bahwa ia takut gagal jika sudah bermimpi muluk, namun hasilnya tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Dari sini, seseorang bisa dilihat apakah ia takut mengalami gagal, atau ia menganggap kegagalan itu adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Hidup ini sangat variatif. Bahagia, sedih, senang, kecewa, berhasil, dan gagal adalah bagian dari hidup. Jadi, untuk apa kita takut sesuatu yang merupakan bagian dari hidup ini. Seperti kata pepatah, hidup adalah roda.
Mimpi-mimpi yang fantastis, usaha yang keras, dan yang paling penting doa kepada Allah SWT agar diberikan yang terbaik. Hidup ini mungkin adalah jalan skenario Tuhan, setiap orang mempunyai peran dan jalannya masing-masing. Manusia yang merupakan pemain sandiwara kehidupan ini dapat menentukan juga alur cerita kehidupannya jika ia berjuang keras untuk itu. Usaha yang maximal, dan serahkan semuanya pada Allah SWT dan selalu percaya dan berdoa agar kita mendapatkan yang terbaik. Pasanglah disket otak jenis ini dan insyaAllah hidup akan terasa indah saja.
Setiap orang mempunyai mimpinya masing-masing. Mimpi tersebut bukan suatu hal yang dapat ditentukan orang lain. Setiap orang dapat menentukan mimpinya masing-masing. Yang membedakan bukan dari mimpinya, namun dari seberapa besar keinginan seseorang untuk mencapai mimpi tersebut dan seberapa tinggikah seseorang mau dan berani untuk bermimpi.
Misalkan ada seseorang yang bermimpi untuk jadi manager perusahaan. Mengapa tidak sekalian saja bermimpi jadi pemilik perusahaan? Orang tersebut mengatakan bahwa ia takut gagal jika sudah bermimpi muluk, namun hasilnya tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Dari sini, seseorang bisa dilihat apakah ia takut mengalami gagal, atau ia menganggap kegagalan itu adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Hidup ini sangat variatif. Bahagia, sedih, senang, kecewa, berhasil, dan gagal adalah bagian dari hidup. Jadi, untuk apa kita takut sesuatu yang merupakan bagian dari hidup ini. Seperti kata pepatah, hidup adalah roda.
Mimpi-mimpi yang fantastis, usaha yang keras, dan yang paling penting doa kepada Allah SWT agar diberikan yang terbaik. Hidup ini mungkin adalah jalan skenario Tuhan, setiap orang mempunyai peran dan jalannya masing-masing. Manusia yang merupakan pemain sandiwara kehidupan ini dapat menentukan juga alur cerita kehidupannya jika ia berjuang keras untuk itu. Usaha yang maximal, dan serahkan semuanya pada Allah SWT dan selalu percaya dan berdoa agar kita mendapatkan yang terbaik. Pasanglah disket otak jenis ini dan insyaAllah hidup akan terasa indah saja.
Jurnalis Muda
Materi kewarganegaraan hari ini adalah tentang pers dari mulai hak, kewajiban, kebasan, teknik, dan lain sebagainya. Namun di sela pelajaran, guru saya bercerita sesuatu. Ia mengatakan bahwa pada 10 tahun mendarang, politik di Indonesia masih belum bagus. Ia mengatakan hal itu menyebabkan 2 kemungkinan jika kita terlibat dalam dunia politik, keluar atau ikut bermain kotor.
Karena yang saya pelajari tadi mengatakan bahwa pers di era reformasi ini kebebasannya tidak terbatas, maka saya ingin berpendapat juga tentang apa yang dikatakan guru saya tadi. (anggap saja saya jurnalis muda yang ingin menuliskan tulisannya ke media cetak)
Pandangan saya dengan apa yang guru saya katakan tadi berbeda. Saya berpendapat bahwa pasti ada jalan untuk kita jika terjun dalam dunia politik dengan tetap bersih dan bertahan sampai unggul di dunia tersebut. Walaupun dengan jalan yang sulit dan berliku-liku. Lagi pula, untuk mengubah dunia tersebut yang dibilang kotor, harus ada yang berani untuk mencoba. Jika kita semua mau dan berani, tidak ada yang tidak mungkin. Dalam kamus kehidupan, tidak ada kata tidak bisa kalau kita mau. Namun, itu memang kembali lagi ke pribadi orang masing-masing tentang apa tujuan hidup seseorang.
Karena yang saya pelajari tadi mengatakan bahwa pers di era reformasi ini kebebasannya tidak terbatas, maka saya ingin berpendapat juga tentang apa yang dikatakan guru saya tadi. (anggap saja saya jurnalis muda yang ingin menuliskan tulisannya ke media cetak)
Pandangan saya dengan apa yang guru saya katakan tadi berbeda. Saya berpendapat bahwa pasti ada jalan untuk kita jika terjun dalam dunia politik dengan tetap bersih dan bertahan sampai unggul di dunia tersebut. Walaupun dengan jalan yang sulit dan berliku-liku. Lagi pula, untuk mengubah dunia tersebut yang dibilang kotor, harus ada yang berani untuk mencoba. Jika kita semua mau dan berani, tidak ada yang tidak mungkin. Dalam kamus kehidupan, tidak ada kata tidak bisa kalau kita mau. Namun, itu memang kembali lagi ke pribadi orang masing-masing tentang apa tujuan hidup seseorang.
October 15, 2009
Indonesia Maju, Ya/Tidak?
Hanya tinggal hitungan hari kabinet baru Indonesia tahun 2009-2014 akan terbentuk. Pemerintahan SBY-Boediono beserta jajaran menteri-menterinya yang akan membawa Indonesia menuju negara yang lebih baik. Rakyat Indonesia (saya sendiri) sangat mengharapkan perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik. Saya berharap Indonesia dapat berkembang dengan bantuan staf menteri yang telah dipilih.
Untuk kita generasi muda, sekarang yang kita bisa lakukan hanya melihat dan memantau. Namun, dalam waktu yang tidak terasa kita mungkin sudah ada di posisi mereka. Untuk itu, cintailah negara kita sendiri. Kebanyakan orang yang berpotensi terjun langsung dalam pemerintahan masyarakat memilih untuk menjadi ilmuwan atau pengusaha sehingga sangat disayangkan potensi yag dimilikinya untuk dapat memajukan bangsa ini sia-sia. Orang yang bercita-cita meniti karir menjadi pegawai dan mengabdikan dirinya untuk Indonesia hanyalah kaum minoritas. Bahkan ada pula yang memilih bekerja semata-mata agar mendapatkan uang dan bahagia dengan kemewahan hidupnya.
Bagaimana nasib Indonesia kalau warga negara nya sendiri saja sudah tidak peduli? Untuk apa orang Indonesia menhina-hina negara tetangga kalau kita sendiri tidak menghargai budaya kita? Jika memang kita cinta Indonesia dan mau melihat Indonesia maju, maka berjuanglah! Jangan bekerja dengan melihat apa yang dapat orang berikan ke kita, namun lihatlah apa yang dapat kita berikan ke orang lain atau negara ini. Dengan adanya kemauan, pasti ada jalan. Dan jika semua orang berpikiran seperti itu, maka bukan mustahil bangsa dan negara kita menjadi negara maju dan unggul dari negara-negara di dunia ini.
(harap memaklumi kesalahan yg ada)
October 09, 2009
Nyangkut
Kalau ada sesuatu yang mau dikatakan, jangan ditahan!
Kalau udah sampe tenggorokan masih ditahan, muntahin aja!
Sebelum nyesel karena ga jadi ngomong
Kalau udah sampe tenggorokan masih ditahan, muntahin aja!
Sebelum nyesel karena ga jadi ngomong
September 28, 2009
Ruang Sekitar Pengamat
Ada orang yang hanya diam
Ada orang yang melantangkan teori-teori palsu
Ada orang yang penuh kasih sayang
Ada orang yang berlaku seenaknya tanpa ada yang menghentikan
Ada orang yang cerdas
Ada orang yang hanya tinggal mencontek orang cerdas itu
Ada orang yang sangat dikagumi dan tinggal memilih
Ada orang yang berjuang mati-matian mendapatkan cintanya
Ada orang yang kasar namun baik hati
Ada orang yang kasar namun dicintai
Ada orang yang nyaris sempurna
Ada orang yang dapat memanfaatkan kesempurnaannya
Ada orang yang tebar pesona
Ada orang yang berkhayal terlalu tinggi
Ada orang yang meneriakkan penderitaanya
Ada orang yang bahagia mendengarnya
Ada orang yang sayang kepadanya
Ada orang yang sayang kepadanya
Ada orang yang bersuara bising
Ada orang yang menjadi tempat bertanya
Ada orang yang berfoto ria
Ada orang yang terselubung dibalik kedoknya
Ada orang yang polos dan perhatian
Ada orang yang bahagia dengan kesunyian
Ada orang yang mempunyai dunianya sendiri
Ada orang yang membuat orang lain shock
Ada orang yang tidak jelas sama sekali
Ada orang yang tidak diketahui sama sekali
Ada orang yang berpikir terlalu jauh
Ada orang yang menikmati hidup apa adanya
Ada orang yang baik namun tersembunyi
Ada orang yang tampil ke depan menyapa semuanya
Ada orang yang menggabungkan mereka semua
dan hanya ada satu orang yang mengamati dan menuangkan dalam sebuah karya sastra
Tugas puisi Bahasa Indonesia
Karya: Bagus Joko Puruitomo
P.S: Sukses tahun ini, semua berhasil masuk universitas yg diinginkan dan lulus UAN amin!
jangan ada yang tersinggung, hanya sebuah karya sang pengamat
(tenang, udah abis yg dari sono)
Ada orang yang melantangkan teori-teori palsu
Ada orang yang penuh kasih sayang
Ada orang yang berlaku seenaknya tanpa ada yang menghentikan
Ada orang yang cerdas
Ada orang yang hanya tinggal mencontek orang cerdas itu
Ada orang yang sangat dikagumi dan tinggal memilih
Ada orang yang berjuang mati-matian mendapatkan cintanya
Ada orang yang kasar namun baik hati
Ada orang yang kasar namun dicintai
Ada orang yang nyaris sempurna
Ada orang yang dapat memanfaatkan kesempurnaannya
Ada orang yang tebar pesona
Ada orang yang berkhayal terlalu tinggi
Ada orang yang meneriakkan penderitaanya
Ada orang yang bahagia mendengarnya
Ada orang yang sayang kepadanya
Ada orang yang sayang kepadanya
Ada orang yang bersuara bising
Ada orang yang menjadi tempat bertanya
Ada orang yang berfoto ria
Ada orang yang terselubung dibalik kedoknya
Ada orang yang polos dan perhatian
Ada orang yang bahagia dengan kesunyian
Ada orang yang mempunyai dunianya sendiri
Ada orang yang membuat orang lain shock
Ada orang yang tidak jelas sama sekali
Ada orang yang tidak diketahui sama sekali
Ada orang yang berpikir terlalu jauh
Ada orang yang menikmati hidup apa adanya
Ada orang yang baik namun tersembunyi
Ada orang yang tampil ke depan menyapa semuanya
Ada orang yang menggabungkan mereka semua
dan hanya ada satu orang yang mengamati dan menuangkan dalam sebuah karya sastra
Tugas puisi Bahasa Indonesia
Karya: Bagus Joko Puruitomo
P.S: Sukses tahun ini, semua berhasil masuk universitas yg diinginkan dan lulus UAN amin!
jangan ada yang tersinggung, hanya sebuah karya sang pengamat
(tenang, udah abis yg dari sono)
Satu Lagi Pelajaran Tambahan
Cerita ini mengandung kejadian-kejadian yang saya alami hari ini. Niat yang berbuah menjadi kejadian-kejadian berantai yang terkait.
Hari ini teman saya ingin nebeng ke sekolah untuk lari pagi, seperti biasa. Pada hari-hari sebelumnya, saya menghilangkan 1 deck kartu remi miliknya. Kebetulan ayah saya baru pulang dari Vietnam naik Singapore Airlines dan memberikan saya oleh-oleh deck kartu sejumlah 8 buah yang gratis dari fasilitas pesawat. Namun, pagi kali ini dia telat dan mebuat saya kesal. Kekesalan saya mengurungkan niat baik untuk memberikan 1 deck kartu itu kepada teman saya sehingga saya menyimpan kembali kartu dan berniat memberikannya di lain waktu. Niat baik yang tertunda inilah yang membuat hari-hari saya tidak sebaik biasanya.
Kostum lari pagi ini adalah baju Sky Battle putih yang tidak saya miliki. Akhirnya, saya meminjam baju teman saya yang sudah saya pesan malam sebelumya. Namun, dia telat datang ke sekolah, saya pun jadi tidak bisa lari karena kaos yang saya pakai tidak sesuai dengan ketentuan.
Siang hari ada ulangan kimia. Persiapan yang saya lakukan sudah tergolong banyak. Setelah melihat soal saya masih berpikir positif. Saya kerjakan satu demi satu soal tersebut. Kesalahan bodoh akhirnya saya lakukan dengan keliru memasukkan reaksi ion padahal itu bagian yang mudah dibandingkan dengan penyelesaiannya. Hari ini terasa semakin buruk.
Setelah ulangan itu, teman-teman sekelas bermain kartu di ruang bahasa Indonesia. Saya tidak ikut bermain karena sudah malas dengan ulangan. Nah, timbul kembali niat iseng terhadap teman saya. Saya berniat bercanda, namun nampaknya dia tidak menerima bercandaan seperti itu dan marah kepada saya. Tidak biasa sekali.
Hari jumat adalah hari dimana saya les musik. Kebetulan hari ini pertemuan diganti menjadi menonton konser Duo Akordeon di kedutaan belanda "Erasmus Huis". Setelah selesai, berniat pulang cepat. Namun, entah kemana abang saya berada sulit sekali dicari di tempat parkir. Celakanya lagi pulsa pun habis, sehingga tidak ada yang bisa saya lakukan. Terpintas untuk naik taksi namun harga tak terjangkau dengan kondisi dompet. Akhirnya setelah lama mencari dan menunggu, ia pun muncul. Rasanya ingin marah tapi lega juga karena sudah bisa pulang.
Dalam perjalanan pulang saya banyak berpikir tentang kejadian-kejadian berantai hari ini. Hari yang biasanya indah berubah jadi suram. Saya akhirnya menduga, ini semua diakibatkan niat baik saya yang tertunda pada subuh hari tadi. Deck kartu remi yang tidak jadi saya berikan membuat hari-hari ini begitu penuh kejadian.
Untungnya saya melihat ini bukan sebagai hari kesialan, namun sebagai pelajaran dari Allah yang Maha Baik agar kita selalu berniat baik untuk apapun yang kita lakukan. Niat yang diikuti perbuatan akan membuahkan hasil sesuai dengan baik buruknya niat kita pada saat yang tepat.
Alhamdulillah saya mendapat pelajaran dari apa yang terjadi hari ini. Hidup ini tidak bisa terlihat indah kalau kita merasa senang dengan niat yang tidak baik.
Catatan: Bagi teman-teman yang membaca dan terlibat, ini bukan sebuah pengaduan kekesalan. Hanya niat baik untuk membagi pengalaman dan pelajaran yang saya dapat. Terimakasih
(facebook lagi facebook lagi)
Hari ini teman saya ingin nebeng ke sekolah untuk lari pagi, seperti biasa. Pada hari-hari sebelumnya, saya menghilangkan 1 deck kartu remi miliknya. Kebetulan ayah saya baru pulang dari Vietnam naik Singapore Airlines dan memberikan saya oleh-oleh deck kartu sejumlah 8 buah yang gratis dari fasilitas pesawat. Namun, pagi kali ini dia telat dan mebuat saya kesal. Kekesalan saya mengurungkan niat baik untuk memberikan 1 deck kartu itu kepada teman saya sehingga saya menyimpan kembali kartu dan berniat memberikannya di lain waktu. Niat baik yang tertunda inilah yang membuat hari-hari saya tidak sebaik biasanya.
Kostum lari pagi ini adalah baju Sky Battle putih yang tidak saya miliki. Akhirnya, saya meminjam baju teman saya yang sudah saya pesan malam sebelumya. Namun, dia telat datang ke sekolah, saya pun jadi tidak bisa lari karena kaos yang saya pakai tidak sesuai dengan ketentuan.
Siang hari ada ulangan kimia. Persiapan yang saya lakukan sudah tergolong banyak. Setelah melihat soal saya masih berpikir positif. Saya kerjakan satu demi satu soal tersebut. Kesalahan bodoh akhirnya saya lakukan dengan keliru memasukkan reaksi ion padahal itu bagian yang mudah dibandingkan dengan penyelesaiannya. Hari ini terasa semakin buruk.
Setelah ulangan itu, teman-teman sekelas bermain kartu di ruang bahasa Indonesia. Saya tidak ikut bermain karena sudah malas dengan ulangan. Nah, timbul kembali niat iseng terhadap teman saya. Saya berniat bercanda, namun nampaknya dia tidak menerima bercandaan seperti itu dan marah kepada saya. Tidak biasa sekali.
Hari jumat adalah hari dimana saya les musik. Kebetulan hari ini pertemuan diganti menjadi menonton konser Duo Akordeon di kedutaan belanda "Erasmus Huis". Setelah selesai, berniat pulang cepat. Namun, entah kemana abang saya berada sulit sekali dicari di tempat parkir. Celakanya lagi pulsa pun habis, sehingga tidak ada yang bisa saya lakukan. Terpintas untuk naik taksi namun harga tak terjangkau dengan kondisi dompet. Akhirnya setelah lama mencari dan menunggu, ia pun muncul. Rasanya ingin marah tapi lega juga karena sudah bisa pulang.
Dalam perjalanan pulang saya banyak berpikir tentang kejadian-kejadian berantai hari ini. Hari yang biasanya indah berubah jadi suram. Saya akhirnya menduga, ini semua diakibatkan niat baik saya yang tertunda pada subuh hari tadi. Deck kartu remi yang tidak jadi saya berikan membuat hari-hari ini begitu penuh kejadian.
Untungnya saya melihat ini bukan sebagai hari kesialan, namun sebagai pelajaran dari Allah yang Maha Baik agar kita selalu berniat baik untuk apapun yang kita lakukan. Niat yang diikuti perbuatan akan membuahkan hasil sesuai dengan baik buruknya niat kita pada saat yang tepat.
Alhamdulillah saya mendapat pelajaran dari apa yang terjadi hari ini. Hidup ini tidak bisa terlihat indah kalau kita merasa senang dengan niat yang tidak baik.
Catatan: Bagi teman-teman yang membaca dan terlibat, ini bukan sebuah pengaduan kekesalan. Hanya niat baik untuk membagi pengalaman dan pelajaran yang saya dapat. Terimakasih
(facebook lagi facebook lagi)
Kejujuran Sang Pemimpin
Sudah jelas nampaknya peranan pemimpin di mana pun dalam situasi apa pun. Kita sebagai manusia memang diciptakan Allah SWT sebagai pemimpin atau khalifah di muka bumi ini. Pemimpin merupakan tugas mulia dan terhormat, namun penuh tanggung jawab. Tugasnya yaitu memimpin anggota dalam suatu kumpulan entah itu Negara, organisasi, keluarga, maupun diri sendiri.
Pemimpin yang berakhlak mulia merupakan kriteria untuk menjadi pemimpin yang baik. Keputusan yang diambil sang pemimpin harus dilihat dari berbagai macam aspek. Dengan dasar iman, ilmu, dan amal yang kuat, lebih kecil kemungkinan bagi pemimpin untuk mengambil keputusan yang salah.
Diperlukan kordinasi yang sangat lancar antara pemimpin dan anak buahnya. Apa jadinya kalau tidak ada kerjasama antara pemimpin dan anak buah? Tugas pemimpin memang mengatur serta membagi tugas anak buahnya sehingga masing-masing individu yang dipimpin tidak kehilangan jejak dalam pencapaian tujuan. Pemimpin harus mengenal anak buahnya sehingga dapat membagi tugas sesuai dengan kemampuan si anak buah. Dengan sikap ini, tujuan yang sulit pun pasti akan dapat berjalan dengan lancar selama ada kordinasi yang baik antara pemimpin dan anggotanya.
Pemimpin yang berakhlak mulia merupakan kriteria untuk menjadi pemimpin yang baik. Keputusan yang diambil sang pemimpin harus dilihat dari berbagai macam aspek. Dengan dasar iman, ilmu, dan amal yang kuat, lebih kecil kemungkinan bagi pemimpin untuk mengambil keputusan yang salah.
Diperlukan kordinasi yang sangat lancar antara pemimpin dan anak buahnya. Apa jadinya kalau tidak ada kerjasama antara pemimpin dan anak buah? Tugas pemimpin memang mengatur serta membagi tugas anak buahnya sehingga masing-masing individu yang dipimpin tidak kehilangan jejak dalam pencapaian tujuan. Pemimpin harus mengenal anak buahnya sehingga dapat membagi tugas sesuai dengan kemampuan si anak buah. Dengan sikap ini, tujuan yang sulit pun pasti akan dapat berjalan dengan lancar selama ada kordinasi yang baik antara pemimpin dan anggotanya.
Ulet, peka, cermat, cepat, dan cekatan juga merupakan hal yang dibutuhkan pemimpin. Kemampuan untuk mengetahui kondisi sekitar serta peka terhadap lingkungan, tahu apa yang harus dilakukan untuk membuat keadaan menjadi lebih baik, dan tidak meremehkan orang lain. Kalau hanya duduk dan menunggu hasil kerja anak buah, itu tidak bisa disebut sebagai pemimpin yang benar walaupun ia pintar membagi tugas untuk anak buahnya. Terkadang pemimpin pun harus turun tangan untuk menyelesaikan suatu masalah kelompok.
Siapa orang yang dapat memgang kuasa untuk mengambil keputusan bagi kepentingan perkumpulan? Ya, pemimpinlah jawabannya. Pemimpin harus berani dan tegas dalam mengambil keputusan. Pengambilan keputusan pastilah juga dilandasi berbagai aspek sehingga kita harus siap memikirkan bagaiamana caranya mengambil keputusan dengan cepat, tepat, dan terbaik bagi semua pihak. Memang tidak selalu keputusan yang kita ambil benar, namun dengan kesalahan tersebut, kepemimpinan akan semakin terbentuk dan pengalaman pun mengajari kita sesuatu menjadi pemimpin yang lebih bijaksana.
Kepercayaan anggota timbul dari sikap sang pemimpin tersebut. Siapa yang mau percaya dengan pemimpin yang suka berbohong? Tidak ada orang yang sering berdusta dapat menjadi pemimpin yang baik. Tidaklah benar membohongi diri sendiri dalam soal kemampuan dan tidak benar pula pemimpin membohongi orang lain hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi semata.
Nasib individu, keluarga, organisasi, Negara, bahkan dunia ditentukan oleh pemimpin masing-masing. Keberhasilan dari tujuan-tujuan yang amat banyak bergantung pada sikap sang pemimpin. Tapi sikap-sikap itu saja tidak cukup untuk mencapai kata “sukses” bagi sang pemimpin. Apa jadinya kalau pemimpin yang berani, dapat mengambil keputusan dengan cepat, dan selalu kordinasi dengan anggota anak buah, tapi dengan tujuan mengkorupsi harta negara? Apa gunanya pemimpin yang cerdik, ulet, bisa membagi tugas anak buahnya, namun hanya demi berbuat kotor di dunia politik untuk keuntungan pribadi?
Omong kosong jika semua hal tersebut hanya demi tujuan yang kurang mulia. Kalau pemimpin melakukan kesalahan, hendaknya para anggotanya mengingatkan dan sang pemimpin pun harus mau mendengarkan apa yang disampaikan oleh anak buahnya. Itulah bagaimana seharusnya prosedur kepemimpinan berjalan. Agar tidak ada tujuan kurang mulia dalam hati seorang pemimpin dan seluruh organisasinya, dibutuhkan pemimpin yang jujur. Ya, inilah aspek yang paling penting dan menentukan bagi seorang pemimpin, kejujuran.
(masih dari facebook)
Siapa orang yang dapat memgang kuasa untuk mengambil keputusan bagi kepentingan perkumpulan? Ya, pemimpinlah jawabannya. Pemimpin harus berani dan tegas dalam mengambil keputusan. Pengambilan keputusan pastilah juga dilandasi berbagai aspek sehingga kita harus siap memikirkan bagaiamana caranya mengambil keputusan dengan cepat, tepat, dan terbaik bagi semua pihak. Memang tidak selalu keputusan yang kita ambil benar, namun dengan kesalahan tersebut, kepemimpinan akan semakin terbentuk dan pengalaman pun mengajari kita sesuatu menjadi pemimpin yang lebih bijaksana.
Kepercayaan anggota timbul dari sikap sang pemimpin tersebut. Siapa yang mau percaya dengan pemimpin yang suka berbohong? Tidak ada orang yang sering berdusta dapat menjadi pemimpin yang baik. Tidaklah benar membohongi diri sendiri dalam soal kemampuan dan tidak benar pula pemimpin membohongi orang lain hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi semata.
Nasib individu, keluarga, organisasi, Negara, bahkan dunia ditentukan oleh pemimpin masing-masing. Keberhasilan dari tujuan-tujuan yang amat banyak bergantung pada sikap sang pemimpin. Tapi sikap-sikap itu saja tidak cukup untuk mencapai kata “sukses” bagi sang pemimpin. Apa jadinya kalau pemimpin yang berani, dapat mengambil keputusan dengan cepat, dan selalu kordinasi dengan anggota anak buah, tapi dengan tujuan mengkorupsi harta negara? Apa gunanya pemimpin yang cerdik, ulet, bisa membagi tugas anak buahnya, namun hanya demi berbuat kotor di dunia politik untuk keuntungan pribadi?
Omong kosong jika semua hal tersebut hanya demi tujuan yang kurang mulia. Kalau pemimpin melakukan kesalahan, hendaknya para anggotanya mengingatkan dan sang pemimpin pun harus mau mendengarkan apa yang disampaikan oleh anak buahnya. Itulah bagaimana seharusnya prosedur kepemimpinan berjalan. Agar tidak ada tujuan kurang mulia dalam hati seorang pemimpin dan seluruh organisasinya, dibutuhkan pemimpin yang jujur. Ya, inilah aspek yang paling penting dan menentukan bagi seorang pemimpin, kejujuran.
(masih dari facebook)
Alternatif Pekerjaan di Masa Depan
Lulusan S1 di unversitas terkenaldan diakui masyarakat pun sampai sekarang masih ada yang belum dapet kerjaan. Hal tersebut bisa dikarenakan lapangan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan orang-orang yang mengicarnya. Wajar memang, kita emang butuh pekerjaan untuk dapat penghasilan agar dapat melangsungkan kehidupan kita. Apalagi bagi para bapak, tanggungannya diri sendiri dan keluarganya.
Kira-kira apa ya yang bisa membuat berkurangnya pengangguran di Indonesia tercinta ini? Ya, membuka lapangan kerja baru! Namun, pekerjaan apa yang masih tersedia dengan pengincar yang banyak itu?
Ini dia yang jadi pertanyaan. Kalo menurut versi artikel ini, industri kreatiflah jawabannya. Industri kreatif adalah pekerjaan yang menuntut daya kreasi seni yang tinggi, tentu saja di berbagai bidang seperti musik, gambar, desain, tarik suara, fotografi, kerajinan-kerajinan tangan, dan sebagainya. Nah, kalo sudah terjun ke industri ini tidak bakalan habis ide-ide untuk ngebuat berbagai macam karya yang tentu saja dapat dikomersilkan.
Hasil yang bagus pasti tidak datang begitu saja, memang dibutuhkan banyak usaha agar mencapai sesuatu yang baik. Seniman dituntut untuk mempunyai skill dan siapa bilang latihannya cuman sebentar? Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapai tujuan yang bagus. Semakin kemampuan terasah, semakin mahir tentunya kita apalagi jika dianugerahi bakat alami, pasti disikat.
Tenang saja, ketekunan dan kesabaran belajar emang sangat dibutuhkan untuk berhasil menjadi seorang ahli dalam industri kreatif ini, tapi dengan niat dan tekun berlatih, apa sih yang ga bisa dicapai oleh manusia? Makanya, jangan takut mencoba. Tidak ada kata terlambat di kamus generasi muda Indonesia yang menyongsong masa depan dengan semangat yang diwariskan pahlawan-pahlawan terdahulu. Jadi, mulailah berkreasi!
(dari facebook)
Kira-kira apa ya yang bisa membuat berkurangnya pengangguran di Indonesia tercinta ini? Ya, membuka lapangan kerja baru! Namun, pekerjaan apa yang masih tersedia dengan pengincar yang banyak itu?
Ini dia yang jadi pertanyaan. Kalo menurut versi artikel ini, industri kreatiflah jawabannya. Industri kreatif adalah pekerjaan yang menuntut daya kreasi seni yang tinggi, tentu saja di berbagai bidang seperti musik, gambar, desain, tarik suara, fotografi, kerajinan-kerajinan tangan, dan sebagainya. Nah, kalo sudah terjun ke industri ini tidak bakalan habis ide-ide untuk ngebuat berbagai macam karya yang tentu saja dapat dikomersilkan.
Hasil yang bagus pasti tidak datang begitu saja, memang dibutuhkan banyak usaha agar mencapai sesuatu yang baik. Seniman dituntut untuk mempunyai skill dan siapa bilang latihannya cuman sebentar? Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapai tujuan yang bagus. Semakin kemampuan terasah, semakin mahir tentunya kita apalagi jika dianugerahi bakat alami, pasti disikat.
Tenang saja, ketekunan dan kesabaran belajar emang sangat dibutuhkan untuk berhasil menjadi seorang ahli dalam industri kreatif ini, tapi dengan niat dan tekun berlatih, apa sih yang ga bisa dicapai oleh manusia? Makanya, jangan takut mencoba. Tidak ada kata terlambat di kamus generasi muda Indonesia yang menyongsong masa depan dengan semangat yang diwariskan pahlawan-pahlawan terdahulu. Jadi, mulailah berkreasi!
(dari facebook)
January 23, 2009
Kronologi
Ga seperti biasanya, les musik pada hari ini terasa berbeda. Gue baru menyadari dan menemukan indahnya musik klasik. Di ruangan segiempat yang besar itu gue memainkan apa yang telah gue latih selama seminggu. Gurunya mendengarkan dan dia mengarahkan gue ke sesuatu yang sangat indah.
Musik yang gue mainkan beraliran klasik romantik, disini gue diarahkan untuk memainkan lagu klasik tersebut dengan merasakan sesuatu yang (untungnya) pernah gue alami sehingga dapat dimainkan sesuai dengan jiwanya.
Musik karya chopin tersebut menceritakan perasaan tentang seseorang yang mencintai orang lain tetapi dia tak mampu mengungkapkan perasaannya. Suasana senang ketika ia bertemu orang yang dia cintai, tetapi hanya angan-angan semata dan membuatnya tambah sedih. Akhirnya muncul orang ketiga dan ia pun bersaing sampai pada saat dia menyatakan perasaannya dan ditolak, ia pun harus menerima kenyataan dengan lapang dada.
Itulah cerita singkat yang bisa membuat perbedaan yang sangat drastis dari permainan sebelumnya ketika gue ga ngerti apa-apa tentang lagu ini. Ternyata kronologi emang penting untuk diketahui. Komposer canggih, bisa membuat karya abadi yang tidak habis dengan waktu. Subhanallah
Time
Dari masalah yang ada di dunia ini, yang membuat gue paling kewalahan adalah waktu. Buat anak-anak dengan aktivitas padat dan kewalahan membagi waktu inilah artikel yang pas. Dengan aktivitas yang super padat, waktu yang gue miliki hanya 24 jam sehari. Sekolah, lamuru, OSIS, les musik, bahasa inggris, dan ngaji dilakukan dalam seminggu hampir setiap hari. Waktu luang rasanya cuman pas tidur.
Dari kegiatan menumpuk yang ga terbayangkan diatas, gue harus membagi waktu dengan baik dan benar sehingga semua pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik. Aktivitas orang kantoran yang dilakukan anak SMA ini udah gue lakukan sejak SD (dengan intensitas bertahap tentunya). Sehingga pembagian waktu pun udah biasa gue lakukan.
Tapi itu blom cukup. Kegiatan SMA ini menguras banyak waktu dan tenaga sehingga prestasi gue di sekolah menurun. Inilah yang perlu ditingkatkan, yaitu menuruti semua jadwal yang lo buat. Jangan sekali-sekali menunda pekerjaan yang harus lo lakukan. Jangan tergoda sama acara televisi semata yang memberikan kenikmatan sesaat. Dari pada lo nanti keteteran, korbanin dikit lah. Hidup kan pilihan, ya ga?
Subscribe to:
Comments (Atom)
Humble
You've succeeded once, or maybe several times. You remember that taste of winning, the pleasure of being superior. People knew you for y...
-
Having them as my role models is one of the best gift from God. Due to them, I now realize that my next goal is not to be excellent at my j...
-
I live my life with lots of measuring, logically and rationally. I learned last night, thanks to Mom, that life is beyond than that. Even t...
-
Kita semua tau apa itu target, dalam pelatihan motivasi manapun pasti seseorang akan disuruh untuk membuat target untuk mengontrol pencapai...