March 27, 2010

Betul, Betul, Betul

Kalau tempo hari ada konfrontasi mengenai pengklaiman kesenian dan warisan kebudayaan Indonesia oleh negara tetangga kita, Malaysia, saya tentunya membela Indonesia. Namun, ada satu hal yang Indonesia kalah dari Malaysia, sesuatu yang belum bisa Bangsa Indonesia kalahkan. Hal tersebut adalah, Upin dan Ipin.
Pada saat minggu Ujian Nasional, saya menonton televisi di rumah sebagai sarana istirahat. Saya memindah-mindah channel dan saya menemukan sebuah TV Shows berjudul Upin dan Ipin. Setelah saya menyaksikan acaranya, saya terkagum-kagum dengan isi cerita, nilai moral, dan amanat kartun lucu ini. Karakternya unik. Upin dan Ipin yang senang bermain dengan teman-temannya dan selalu dimarahi oleh kakaknya, Kak Ros, selalu tertarik akan hal-hal baru yang ada di sekitarnya. Serial tersebut juga dilengkapi oleh nasihat nenek (atau opah) yang memberikan nasihat yang berguna untuk semua orang. Dari segi animasi, kartun ini juga menarik dan berkualitas. Dari segi seni kartun, Indonesia jelas kalah dengan Malaysia.
Sepupu saya, bernama Agung, bersama mahasiswa lainnya dari Indonesia, pada saat ini sedang menuntut ilmu di negeri tersebut, dengan jurusan desain animasi. Mereka kreatif dan bisa diharapkan untuk memajukan perkartunan Indonesia yang saat ini masih tertinggal. Semua bisa diusahakan asal kita optimis dan yakin dengan tujuan.
Selamat kepada Malaysia atas Upin dan Ipin, dan selamat berjuang untuk Indonesia!

March 24, 2010

It Was After The Job

Baru saja kemarin sejak saya menonton lagi video itu. Video bodoh, lucu, sangat terkenang di dalam benak saya momen tersebut. Heran juga mengapa dulu saya bisa seperti itu. Kejadian setelah job lamuru FEUI CUP Oktober 2008. Yaah, saksikan saja sendiri

March 18, 2010

Melukis Diatas Kanvas Dunia

Seseorang bisa dibilang pintar karena ada yang lebih bodoh
Seseorang bisa dibilang kaya karena ada yang lebih miskin
Seseorang bisa dibilang tampan karena ada yang lebih buruk
Seseorang bisa dibilang kuat karena ada yang lebih lemah

Intinya, semua yang Allah SWT ciptakan di dunia ini mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing. Jadi, bukanlah suatu hal yang bijak untuk merendahkan orang lain. Dunia ini penuh dengan warna karena perbedaan yang kita miliki. Perbedaan inilah yang akan saling melengkapi satu sama lain untuk mencapai tujuan yang lebih baik. Ada baiknya juga untuk kita mensyukuri apa pun yang Allah SWT telah berikan kepada kita. Sabar, Rela, Ikhlas, dan Syukur. Meskipun buta warna, dunia ini akan tetap terlihat warna-warni.

March 12, 2010

Putra Bangsa Indonesia

Congratulations King David for the first time winning of The Biggest Loser Asia! You makes Indonesia proud, and someday, my turn will come. Amin

Humble

You've succeeded once, or maybe several times. You remember that taste of winning, the pleasure of being superior. People knew you for y...