Emang udah layaknya anak SMA merasakan jatuh cinta. Di kelas gue, murid-murid merasakan jatuh cinta paa orang yang dituju dengan keinginan untuk memiliki secara berlebihan. Mereka biasa disebut 'lapar' bagi para cowok-cowok dan 'haus' bagi para cewek-cewek.
Panggilan tersebuttidak berkonotasi negatif, sebenarnya hanya istilah biasa saja, tapi ya emang pada pengen punya pacar masalahnya jomblo semua. Hahaha, tapi kita semua teman yang saling mendukung satu sama lain sehingga tetep bisa bertahan.
Selasa, 16 Desember 2008, kami kelas IPA 2 sekelas pergi ke dufan untuk ngelepas kepanatan ulanga umum. Saking serunya waktu pun ga terasa. Saat kita pulang pun hampir tiba, yaudah kita mau cari wahana yang santai dan sepoi-sepoi untuk penenang wahan berpacu adrenalin, dan terpilihlah wahana cantik bianglala.
Wahana ini adalah wahana yang biasa kita pikirkan bersama pacar (yang belom ada) berdua romantis memandang lautan ancol. Kenyataannya, malah ada dua cangkir ekstrim bagi para single di kelas. Cangkir bianglala para lapar dan para haus. Gue termasuk di cangkir yang lapar (sayangnya) dan kita nyanyi2 lagu sheila on 7 sampe satu bianglala pengang. Ga disangka, karena semuanya lapar, anak-anak yang biasa jaim dan ga pernanh kedengaran suaranya di kelas pun nyanyi.
Begitu pula dengan cangkir para haus, ga ada bedanya. Sama-sama nyanyi lagu yang sendu-sendu mengharap akan datang seseorang yang membebaskan dari status tersebut. Hahaha.
Nah, ituleh perjalanan superseru di dufan dari mulai busway sampe tornado udah pernah kita naikin. Pengalaman yang asik banget. Buat para lapar dan haus, kita doain aja biar ga lama lagi bebas dari geng ini hahaha
No comments:
Post a Comment