December 13, 2008

It’s OK!

Inilah pelajaran hidup yang amat sangat berguna bagi siapa gue. Bokap gue selalu berceramah dengan berbicara It’s OK.
Contoh kasus:
Mba Santi: De, hehe gimana de? (sambil menjahili gue)
Bagus: Aduh apaan sih mba (lagi males)
Ibu: Santi, jangan bikin berisik dong! (terlalu emosian)
Mba Santi: Orang cuman bercanda juga. Kan kangen sama ade
Bagus: Iya bu
Ibu pun tetap ngedumel sampai akhirnya Bapak datang
Bapak: Buu, It’s OK. Hidup itu akan terasa lebih indah dan menyenangkan kalo misalnya kita selalu senyum dan berpikiran positif. Gantilah disket ibu yang tadinya marah-marah menjadi disket saling sayang sama semuanya. Yang penting It’s OK.

Naah, itulah yang selalu bokap gue katakan. Berpikir positif, ganti disket, and everything It’s OK. Dengan pengendalian diri kayak gini, ga perlu marah-marah kan? Gimana hidup ga menyenangkan coba kalo kita semua damai? Kunci nya cuman satu: It’s OK!

No comments:

Post a Comment

Humble

You've succeeded once, or maybe several times. You remember that taste of winning, the pleasure of being superior. People knew you for y...