May 12, 2014

The A Team 2014: Jaya, Jaya, Jaya!

Saya tidak ingin menyesal hidup di dunia ini, itu mengapa saya masih berani mencoba Internal Mooting 2014, setelah turun jabatan sebagai Director ALSA LC UI, serta sambil mengerjakan skripsi yang harus selesai semester ini agar dapat lulus. Dan saya harus mengatakan ini adalah salah satu pengalaman terbaik saya selama kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Berikut adalah beberapa hal yang tidak ingin saya lupakan dari tim ini:
  1. Tim kami adalah tim yang mau bekerja keras. Terlihat dari durasi dan intensitas latihan kita, memotong hari libur, akitifitas dengan keluarga dan teman, dan lain-lain.
  2. Tim kami memiliki komposisi yang ideal. Terdapat orang yang pintar riset, pintar acting, pintar berbicara, pintar berkas, pintar koordinasi, pintar berpikir kreatif, dan pintar mengetahui kemampuan orang lain sehingga bisa membagi-bagi tugas dengan baik.
  3. Tim kami memiliki lelucon yang akan selalu saya rindukan, seperti lelucon intonasi, lelucon cari berbicara, lelucon gerak-gerik lucu, lelucon kata-kata, bahkan lelucon "vulgar" yang tiada henti. Setidaknya lelucon ini yang dapat membuat mata kami terbuka hingga fajar.
  4. Tim kami membuat kami sebagai anggotanya menganggap mooting bukanlah sebuah beban, melainkan tujuan bersama yang ingin kami raih. Sehingga, latihan bersama menjadi terasa menyenangkan.
  5. Tim kami tidak pernah menjalin "tali kasih". Ini merupakan hal yang jarang bagi suatu tim mooting, dimana selama satu bulan lebih kita latihan tidak pernah kami melewati "tali kasih" dimana semua orang menyampaikan kekesalannya terhadap timnya sendiri. Bukan berarti kami tidak memiliki potensi untuk konflik, melainkan manajemen perasaan dan atmosfer tim disini cukup baik sehingga dapat selalu meredakan konflik yang berpotensi muncul.
  6. Tim kami kompak, solid, dan menjalani semua hal bersama. Hal tersebut terlihat pada latihan tiap malam, pengerjaan, pengumpulan berkas, hingga pengumuman atas hasil dari perlombaan, kami selalu menghadapinya bersama-sama dengan lengkap tanpa kurang satu orang pun.
  7. Tim kami tetap mengerjakan berkas hingga mengumpulkannya dengan tepat waktu (1 Mei 2014 pukul 15.00 WIB, tepat dengan batas waktu yang ditentukan panitia), dan kami mengerjakannya bersamaan dengan teman-teman anggota tim angkatan 2012 dan 2013 menjadi panitia Ecomp.
  8. Tim kami tidak patah semangat saat adanya keterbatasan akomodasi ruangan latihan dan lain-lain. Kami berlatih hampir sebulan di Student Center, bahkan dua malam di kantin Margonda Residence, dan kami tetap semangat.
  9. Tim kami mengajari kami arti dari kata "berjuang" dengan mati-matian namun dengan cara yang menyenangkan.
Atas perjuangan yang telah kami lakukan di atas selama satu bulan lebih, akhirnya kami berhasil mendapatkan penghargaan sebagai berikut:
  1. Majelis Hakim Terbaik Pool A
  2. Penuntut Umum Terbaik Pool A
  3. Penasehat Hukum Terbaik Pool A
  4. Berkas Terbaik Pool A
  5. Majelis Hakim Terbaik Final
  6. Penuntut Umum Terbaik Final
  7. Juara 2 Internal Mooting Fakultas Hukum Universitas Indonesia 2014
Untuk itu, saya sebagai Ketua Tim Internal Mooting dari The A Team 2014 ingin mengucapkan orang-orang yang telah banyak berjasa, antara lain:
  1. Rhezza Adsadera
  2. Gilang Nusantara
  3. Bani Rahmania
  4. Tsaniya Ingrida
  5. Fahdrazi Fahmy
  6. Ninda Afifah
  7. Nabadita Octovy
  8. Jeremiah Sianturi
  9. Firdha Amalia
  10. Yohanes Partogi
  11. Devina Ariany
  12. Astari Fadhila
  13. Erico Novianto
  14. Yudi Riyanto
  15. Nadya Cesaria
serta mentor kami yakni:
  1. M. Tanziel Azizie
  2. Ray Baskoro
karena telah luar biasa membantu saya agar tidak menyesal sebagai mahasiswa hukum. Kalian tidak akan bisa saya lupakan. Dan terima kasih juga kepada Board of Directors ALSA LC UI 2104 (Ganis Syahputra, Zessica Nababan, Aldhira Pramantari, dan Rizkya Metrisa) yang selalu membantu kami sejak pendaftaran hingga pengumuman, padahal ada banyak kerjaan yang juga harus kalian kerjakan.

Pada akhir pengumuman saat kita mendapatkan juara kedua dengan nilai yang sama dengan juara pertama, saya sendiri (dan beberapa teman lainnya) menangisi hal ini. Mungkin terdapat sedikit kekecewaan, namun kami ikhlas menerimanya. Dan menangis, mungkin itu bisa dijadikan indikator rasa sayang kami terhadap tim yang telah menjadi keluarga paling dekat selama satu bulan ke belakang. Dan pastinya, pembelajaran kami dapatkan, bahwa diatas semua usaha yang kita lakukan masih terdapat Tuhan yang menentukan.

Kebersamaan yang kita jalani tidak terlalu lama, namun pelajaran yang saya dapatkan dari kalian sudah luar biasa. Terima kasih, teman-teman. Saya sayang kalian!


Penghargaan dari ALSA LC UI

Sertifikat Juara 2

Closing Ceremony


Setelah Penampilan Penyisihan
Setelah Penampilan Final


Majelis Hakim Penyisihan dan Final


Penuntut Umum Penyisihan dan Final


Penasehat Hukum + Terdakwa Penyisihan dan Final


Selfie versi cut




No comments:

Post a Comment

Humble

You've succeeded once, or maybe several times. You remember that taste of winning, the pleasure of being superior. People knew you for y...