September 25, 2013

Jatuh Cinta

Mugkin ini rasanya jatuh cinta. Memikirkannya setiap saat. Tidak keberatan melakukan hal yang diluar batas kewajaran. Menjadi prioritas paling atas. Indah saat bersama. Rindu saat berpisah.

Kemarin saya membaca sebuah ramalan harian untuk diri saya (bukan suatu hal yang penting, namun kebetulan ditunjukkan oleh seseorang) yang jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia pada intinya berarti:

"Sekarang adalah saat paling bahagia bagimu saat kamu sedang memberikan kontribusi terbesarmu."

Pengabdian yang saya lakukan saat ini adalah bentuk cinta murni yang saya rasakan. Tidak ada keraguan. Terima kasih Tuhan, karena telah memberikan rasa cinta pada suatu hal yang saya lakukan. Mungkin saya terdengar gila, namun bukankah orang yang jatuh cinta memang mengenyampingkan logika?

Jika boleh sedikit mengutip dari blog teman saya (yang bernama Anggie Wiyani), beliau pernah menulis:

"Do what you love, and love what you do. To do what you love is freedom, and to love what you do is happiness."

Humble

You've succeeded once, or maybe several times. You remember that taste of winning, the pleasure of being superior. People knew you for y...